var id = "20c2bb3fb1c125b30b98d71e696a1b5e29421c86"; class="archive category category-kesehatan category-98 no-slider content-r" layout='2'>

Category Kesehatan

Kecilkan Pori-pori Anda dengan Langkah Mudah Perawatan Kulit Di Bawah Ini

Menurut Parasayu Pori-pori sangat penting untuk kesehatan kulit . Mereka memungkinkan rambut, yang membuat tubuh kita hangat, tumbuh melalui kulit. Mereka mengeluarkan zat berminyak yang dikenal sebagai sebum yang membuat kulit tetap lembab dan melindunginya dari kuman dan tekanan lingkungan. Tapi pori-pori yang membesar terasa lebih merepotkan daripada manfaat. Sulit untuk ditutup-tutupi, dan bahkan lebih sulit untuk menyusut, pori-pori yang besar dapat mengurangi tata rias terbaik Anda … dan kepercayaan diri Anda.

Kami ingin tahu apakah Anda benar-benar bisa mengecilkan pori-pori, jadi kami meminta nasihat dari Dr. Gervaise Gerstner. Dia telah menjadi dokter kulit selama 14 tahun, dan saat ini menjadi dokter kulit konsultan untuk L’Oréal Paris. Genetika dan sebum yang berlebihan, katanya, adalah penyebab utama di balik pori-pori yang membesar. Dan sementara beberapa orang mungkin memerlukan perawatan laser Fraxel® untuk mengecilkan pori-pori, sebagian besar dapat melakukannya dengan beberapa perubahan perawatan kulit sederhana.

  1. Bersihkan kotoran dan minyak dengan eksfoliasi biasa.
    Kotoran dan minyak yang berlebihan dapat menyumbat pori-pori, membuatnya tampak lebih besar dan memberi tekstur seperti kulit jeruk yang berminyak. Gerstner merekomendasikan pengelupasan kulit beberapa kali seminggu untuk mengelupas kotoran. Dia lebih memilih exfoliant kimiawi seperti asam glikolat atau salisilat daripada yang manual, karena membantu mengontrol minyak.
  1. Mengecilkan pori-pori dengan retinol.
    Berasal dari Vitamin A, retinol mengecilkan pori-pori dengan mengurangi jumlah sebum yang diproduksi. Meskipun sebum berperan penting dalam menjaga kulit tetap terhidrasi — terdiri dari campuran lemak, protein, dan garam anorganik — jika terlalu banyak dapat membuat pori-pori lebih besar. Penggunaan produk yang mengandung retinol secara konsisten, kata Dr. Gerstner, akan mengecilkan pori-pori dalam jangka panjang. Bonus tambahan: mereka juga akan mengecilkan garis halus!
  1. Menyamarkan pori-pori besar dengan primer wajah.
    Sayangnya, eksfoliasi dan retinol tidak akan mengubah penampilan kulit Anda dalam semalam. Kabar baiknya adalah: sementara Anda menunggu efeknya muncul, Anda bisa menyembunyikan pori-pori besar dengan primer wajah. Mereka memberikan dasar yang sempurna untuk alas bedak dengan menghaluskan garis-garis halus, bekas jerawat, dan pori-pori.
Read More

Batuk Saat Hamil? Atasi dengan 4 Cara Alami Berikut

            Sistem kekebalan tubuh seorang perempuan akan berubah ketika menjalani masa kehamilan. Tidak heran apabila selama proses menjalani kehamilan, ada saja penyakit yang menyerang, seperti flu dan batuk. Meskipun penyakit batuk tidak memberikan efek secara langsung bagi janin yang ada di dalam kandungan, tetapi jika perempuan yang sedang hamil mengalami batuk, sebaiknya harus segera dilakukan upaya penyembuhan.

            Ibu hamil harus berhati-hati untuk memilih obat yang dijual bebas di pasaran. Sebelum memutuskan untuk menggunakan obat untuk meredakan batuk, tidak ada salahnya untuk mencoba cara alami mengatasi batuk. Bahan-bahan alami ini mudah didapat dan mudah digunakan. Selain itu, penggunaan bahan alami untuk mengobati batuk dan pilek tidak akan memberikan efek samping selama dikonsumsi dalam dosis yang wajar.

5 Cara Mengatasi Batuk pada Ibu Hamil Secara Alami

1. Bawang putih

            Bawang putih sudah dikenal sebagai bumbu dapur yang bisa menangkal bakteri. Untuk mengobati batuk saat hamil, bawang putih bisa langsung dimakan dalam kondisi mentah. Namun jika tidak berkenan, caranya cukup dengan mengupas 4-5 siung bawang putih lalu remukkan dan tumis bawang putih tersebut kemudian tambahkan pada makanan kesukaan.

Tidak hanya dengan dua cara di atas, bawang putih juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi batuk dengan cara dibuat jus. Sediakan 4 siung bawang putih, lemon dan 2 tomat. Jus ini bisa menjadi minuman antivirus dan antibakteri. Cara lainnya yaitu dengan membuat sup tomat dengan bahan-bahan yang sama. Cukup tambahkan sedikit garam sebagai perasa.

2. Teh herbal

            Teh herbal mudah sekali ditemui di supermarket misalnya lemon, jahe dan chamomile. Bahan-bahan tersebut bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Jahe sudah dipercaya sejak lama sebagai pengobatan tradisional yang bisa menghilangkan sumbatan sistem pernafasan serta menghilangkan angin yang bisa menyebabkan nyeri dan sakit.

            Kamomil atau chamomile juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi batuk. Kandungan yang terdapat di dalamnya memiliki sifat antibakteri dan antivirus. Efek menenangkan akan dirasakan saat menghirup aroma teh chamomile. Sistem kekebalan tubuh bisa meningkat apabila mengkonsumsi lemon yang mengandung banyak vitamin C. Lemon tentu sangat baik bagi perempuan yang sedang menjalani masa kehamilan untuk menjaga daya tahan tubuh.

3. Campuran madu, jahe, lemon

            Racun berlebihan di dalam tubuh bisa dihilangkan dengan minum jahe. Selain itu, tubuh juga bisa pulih dengan baik jika mengkonsumsi jahe. Di sisi lain, madu mempunyai sifat antibakteri yang sangat luar biasa. Campurkan satu sendok makan jahe segar yang sudah diparut pada mangkuk air panas yang mendidih. Lalu biarkan selama 5 menit. Kemudian saring air menjadi secangkir air jahe hangat. Setelah itu, tambahkan satu sendok makan perasan lemon segar serta satu sendok makan madu.

4. Buah beri

            Kandungan antioksidan terdapat pada buah beri. Antioksidan bermanfaat untuk membersihkan racun dari tubuh yang bisa menjadi penyebab iritasi pada tenggorokan. Buatlah jus beri untuk mengatasi batuk saat hamil atau bisa juga mencampur buah beri pada salad atau yogurt.

Di atas adalah beberapa bahan alami yang bisa digunakan untuk meredakan batuk bagi ibu hamil. Bahan-bahan alami bisa dijadikan alternatif untuk mengatasi batuk pada ibu hamil. Tetap konsumsi dalam batas yang wajar meskipun tidak menimbulkan efek samping. Jika obat rumahan di atas tidak memberikan efek kesembuhan setelah 2-3 hari, tidak ada salahnya untuk memeriksakan diri ke dokter.

Read More